Prodi D4 Manajemen Transportasi Udara STTKD Yogyakarta Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

Yogyakarta — Program Studi D4 Manajemen Transportasi Udara Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta berhasil meraih predikat Terakreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA). Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Prodi D4 Manajemen Transportasi Udara STTKD dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya di bidang manajemen transportasi udara dan kedirgantaraan.

Proses reakreditasi diawali dengan pelaksanaan Asesmen Lapangan oleh LAMEMBA pada Selasa dan Rabu, 3–4 Maret 2026. Kegiatan asesmen ini dilaksanakan untuk melakukan klarifikasi, konfirmasi, dan verifikasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi. Adapun asesor yang bertugas dalam kegiatan Asesmen Lapangan tersebut adalah Prof. Dr. I Putu Astawa, S.E., M.M. dan Dr. Kurniawan Saefullah.

Dalam proses asesmen, tim asesor melakukan penilaian terhadap berbagai kriteria, antara lain orientasi strategis, tata pamong dan tata kelola, pengelolaan mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan, keuangan dan sarana prasarana, pendidikan dan pengajaran, serta penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Berdasarkan berita acara pelaksanaan Asesmen Lapangan, Prodi D4 Manajemen Transportasi Udara STTKD dinilai memiliki misi yang mendukung pencapaian visi institusi, mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta menekankan penguatan lulusan yang berkarakter 5T, yaitu Taqwa, Teknokrat, Tanggap, Tanggon, dan Trengginas.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam asesmen adalah strategi pengembangan program studi. Prodi D4 Manajemen Transportasi Udara STTKD telah mengembangkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), memperkuat kemitraan dengan industri penerbangan, meningkatkan kompetensi dosen, serta menjalankan budaya mutu melalui Sistem Penjaminan Mutu Internal. Selain itu, implementasi pembelajaran juga didukung oleh kegiatan magang, project-based learning, kerja sama industri, serta pemanfaatan sarana pembelajaran berbasis teknologi.

Dari aspek tata kelola, Program Studi D4 Manajemen Transportasi Udara dinilai telah menjalankan sistem tata pamong dan tata kelola secara baik. Implementasi budaya mutu, pelaksanaan siklus PPEPP dalam sistem penjaminan mutu, serta dukungan kerja sama strategis dengan dunia industri menjadi bagian penting yang memperkuat posisi program studi dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Capaian akreditasi ini juga tidak terlepas dari dukungan layanan akademik dan kemahasiswaan. Prodi menyediakan berbagai fasilitas penunjang, seperti sistem informasi akademik, e-learning, e-library, laboratorium, layanan bimbingan akademik, serta kegiatan pengembangan soft skills dan karier bagi taruna. Dalam berita acara asesmen juga disebutkan bahwa pengembangan karier mahasiswa didukung melalui Career Center, tracer study, pelatihan persiapan kerja, magang industri, serta kerja sama rekrutmen dengan mitra industri penerbangan.

Predikat Unggul secara resmi ditetapkan berdasarkan Keputusan LAMEMBA No. 051/DE/A.5/LAMEMBA-U/IV/2026. Sertifikat akreditasi menyatakan bahwa Program Studi Manajemen Transportasi Udara pada Program Sarjana Terapan Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan, Kabupaten Bantul, Terakreditasi Unggul. Status akreditasi ini berlaku sejak 27 April 2026 sampai dengan 27 April 2031.

Keberhasilan meraih Akreditasi Unggul menjadi momentum penting bagi Prodi D4 Manajemen Transportasi Udara STTKD Yogyakarta untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama dengan dunia industri. Predikat ini juga menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi STTKD dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, adaptif, dan siap berkontribusi dalam industri penerbangan nasional maupun internasional.

Dengan diraihnya predikat Terakreditasi Unggul, Prodi D4 Manajemen Transportasi Udara STTKD Yogyakarta semakin meneguhkan perannya sebagai program studi vokasi yang berorientasi pada keunggulan, profesionalitas, dan kebutuhan industri transportasi udara masa depan.